Tentang Kejamnya DuniaAbout Us
KerjasamaKerjasama
Kontak dan donasiKontak & Donasi
GaleriGaleri  New!!
PollingPolling Acak

Total Pengunjung Blog :  
Redaksi Kejamnya Dunia
Gedung Trans TV, Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12-14A
Jakarta Selatan 12790
Telepon 021-7917 7000 ext. 4016
Fax 021-79184627
email : kejamnya.dunia@transtv.co.id
___; layout by Y u n u s I d o l___________________Home
__::Kisah-kisah dari dunia yang kejam::__

__Kejamnya Dunia__
Senin s.d Jumat pukul 10.30 WIB di Trans TV
-------------------------------
....Merangkai kisah bertabur duka
Menebar simpati pada sesama....

_____________________
Jadwal Tayang Bulan Ini
Kru Kejamnya Dunia

Terkini___________
Duka Mendalam Seorang Penjaja Cinta, Kamis 2 Febru...
Dera Siksa 2 Pembantu Rumah Tangga, Selasa 31 Janu...
Derita Panjang Anakku, Puji Sri Rahayu, Senin 30 J...
Api Cemburu Membakar Suamiku, Jumat 27 Januari 200...
Derita Isteri Tukang Becak Idiot, Kamis 26 Januari...
Galeri
Seke..Si Cacat Pemasang Gigi Palsu, Rabu 25 Januar...
Bahtera Rumah Tanggaku Selalu Terhempas Badai, Sel...
Marfan Syndrome Menyerang 3 Anakku, Senin 23 Janua...
Tubuh Anakku Menyerupai Katak, Jumat 20 Januari 2...
archive_____________
August 2004
September 2004
October 2004
January 2005
December 2005
January 2006
December 2008

Komentar Pemirsa________
Name :
Web URL :
Message :
smileys


30 January 2006

..::Waldiono, Pernikahanmu Membuatmu Gila, Nak. Jumat 3 Februari 2006::..

Waldionoku sayang menghabiskan hidupnya dalam kurungan. Waldionoku yang rajin mengaji dan membantu orang tua kini telah tiada. Ia telah berganti menjadi Waldiono yang gila, setelah menyunting seorang wanita. Padahal, Waldionoku adalah anak yang manis dan teladan bagi adiknya. Kehadiran Wal menjadi pelipur lara kami, karena di usia kami yang tua ini kami hampir tidak sanggup lagi bekerja menggarap sawah kami.

Dulu, Wal termasuk pemuda yang populer di kampung Prupuk Lor ini. Di usia 27 tahun, ia menjelma menjadi pemuda tampan, pintar dan baik pekertinya. Tak heran, banyak sekali kupu-kupu desa yang mengerubunginya. Namun, itu dulu. Kini setiap kali aku melihat keadaan Wal, rasanya aku ingin menjerit. Tak tahan rasanya melihat anak kesayanganku dikurung layaknya binatang.

Penyakit gila Wal, berawal lima tahun lalu. Suatu hari seorang pria tak dikenal datang ke rumah kami. Ia meminta Wal untuk menikahi keponakannya. Aku dan isteriku saat itu tidak menyetujuinya karena kami tidak mengenalnya. Ternyata pria itu adalah seorang kepala desa di Jawa Tengah. Namun demikian, kami tetap menyerahkan segala keputusan di tangan Wal. Ia sudah dewasa dan berhak memutuskan kehidupannya sendiri. Pria kepala desa itu berulang kali datang dan terus membujuk Wal. Hingga akhirnya anakku pun bersedia menikahi gadis yang tak pernah sekalipun kami lihat wajahnya.

Anehnya, saat akan meninggalkan rumah untuk menikah, Wal seperti terhipnotis. Ia bahkan tidak menoleh ke belakang. Dan sebulan setelah pernikahan itu, kami pun mendengar kabar yang mengejutkan... Wal tiba-tiba saja tidak waras. Seakan tak percaya dengan kabar itu, kami bergegas mendatangi rumah isteri Wal. Betapa teririsnya hati kami saat itu, melihat keadaan Wal yang terkurung di kamar tanpa sehelai benang pun di tubuhnya. Kami berang, karena keluarga isterinya tak mengurusnya. Bahkan saat kami tanya mengapa Wal menjadi tidak waras, mereka hanya diam.

Desas-desus pun merebak. Orang-orang mengatakan bahwa Wal dijadikan tumbal pesugihan oleh keluarga itu. Benarkah??? aku sendiri hanya dapat mengatakannya di Kejamnya Dunia, Jumat 3 Februari 2006 pukul 10.30 WIB.

Diposting oleh___________________
Yunus Idol || 9:52 AM ||