Tentang Kejamnya DuniaAbout Us
KerjasamaKerjasama
Kontak dan donasiKontak & Donasi
GaleriGaleri  New!!
PollingPolling Acak

Total Pengunjung Blog :  
Redaksi Kejamnya Dunia
Gedung Trans TV, Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12-14A
Jakarta Selatan 12790
Telepon 021-7917 7000 ext. 4016
Fax 021-79184627
email : kejamnya.dunia@transtv.co.id
___; layout by Y u n u s I d o l___________________Home
__::Kisah-kisah dari dunia yang kejam::__

__Kejamnya Dunia__
Senin s.d Jumat pukul 10.30 WIB di Trans TV
-------------------------------
....Merangkai kisah bertabur duka
Menebar simpati pada sesama....

_____________________
Jadwal Tayang Bulan Ini
Kru Kejamnya Dunia

Terkini___________
Gilo Babi Merenggut Kebahagiaan Isteriku, Senin 2 ...
Blog Kejamnya Dunia Berganti Wajah
Kontak Dan Donasi Kejamnya Dunia
Polling Kejamnya Dunia
Bencana Memanggil Orang Terkasih
Dibuang Keluarga Karena Penyakit Kutukan
Nani, Penari Istana
Jual Anak Beli Becak
Karena Rp. 2.500, Anakku Nyaris Mati
Ida Bensin, Kubakar Cinta Sejatiku
archive_____________
August 2004
September 2004
October 2004
January 2005
December 2005
January 2006
December 2008

Komentar Pemirsa________
Name :
Web URL :
Message :
smileys


03 January 2006

..::Misteri Hilangnya Suamiku, Selasa 3 Januari 2005::..

Kalau saja waktu bisa berputar kembali, aku ingin bisa seperti dulu. Seperti saat keluargaku masih utu, dan suami serta keempat anakku masih berada di sisiku. Kini aku tak tahu lagi di mana suamiku berada. Selain itu, aku tak bisa bersama dengan kedua anakku yang tak mungkin lagi kumiliki.

Ya, suamiku, Sudiono alias Mas Brewok telah menghilang selama delapan tahun lebih tak jelas rimbanya. Padahal, saat menghilang, ia membawa mobil orang lain. Aku pun harus menghadapi kemarahan pemilik mobil tersebut. Tragisnya, ia menghilang di saat aku mengandung anak keempatku. Berbagai upaya telah aku lakukan untuk mencarinya, namun nihil. Walaupun bersamanya aku juga merasakan derita, namun ia tetaplah suamiku, ayah dari anak-anakku, termasuk bayi yang ada dalam rahimku.

Karena aku tak mampu membayar biaya persalinan, aku harus merelakan buah hatiku diasuh oleh seorang dermawan yang membantu persalinanku. Walaupun pedih, aku harus menyaksikannya tumbuh besar dalam dekapan kasih sayang orang lain.

Sementara itu, kehilangan anak kualami kedua kalinya atas anak pertamaku, Ika. Ika pergi dari rumah dan meninggalkanku dalam kegalauan. Asmaralah pemicunya. Ia kawin lari dengan seorang pemuda yang tak punya masa depan. Berbagai alasan aku kemukakan untuk mencegah hubungan mereka, namun sia-sia. Hatinya seakan dibutakan oleh cinta. Berbalut air mata, kusaksikan Ika pergi menjauh bersama pujaan hatinya.

Aku akan terus berusaha menyatukan kepingan keluargaku yang tercerai-berai ini. Ya, aku berharap ada yang mengetahui keberadaan mas Brewok dan membujuknya untuk kembali...tentu saja jika mas Brewok masih hidup. Jika tidak, kuharap Tuhan memberikan tempat yang layak untuknya.

Pulanglah, Mas Brewokku tercinta...

Diposting oleh___________________
Yunus Idol || 7:02 AM ||