Tentang Kejamnya DuniaAbout Us
KerjasamaKerjasama
Kontak dan donasiKontak & Donasi
GaleriGaleri  New!!
PollingPolling Acak

Total Pengunjung Blog :  
Redaksi Kejamnya Dunia
Gedung Trans TV, Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12-14A
Jakarta Selatan 12790
Telepon 021-7917 7000 ext. 4016
Fax 021-79184627
email : kejamnya.dunia@transtv.co.id
___; layout by Y u n u s I d o l___________________Home
__::Kisah-kisah dari dunia yang kejam::__

__Kejamnya Dunia__
Senin s.d Jumat pukul 10.30 WIB di Trans TV
-------------------------------
....Merangkai kisah bertabur duka
Menebar simpati pada sesama....

_____________________
Jadwal Tayang Bulan Ini
Kru Kejamnya Dunia

Terkini___________
Tubuh Anakku Menyerupai Katak, Jumat 20 Januari 2...
Kurajut Nestapa Bersama Suami Buta, Kamis 19 Janua...
Derita Seorang Pepeng, Rabu 18 Januari 2006
Api amarah itu merenggut nyawa Indah, Selasa 17 Ja...
Ayah, mengapa kau memasungku?? Senin 16 Januari 20...
Duka Penjaga Lawang Sewu, Jumat 13 Januari 2006
Kasih Panjang Untuk Anakku Sayang, Kamis 12 Janua...
Dunia Tanpa Cahaya, Rabu 11 Januari 2006
"Polio merenggut kebahagiaanku", Selasa 10 Januari...
Penyakit Terkutuk Itu Menghancurkan Kebahagiaan Ka...
archive_____________
August 2004
September 2004
October 2004
January 2005
December 2005
January 2006
December 2008

Komentar Pemirsa________
Name :
Web URL :
Message :
smileys


20 January 2006

..::Marfan Syndrome Menyerang 3 Anakku, Senin 23 Januari 2006::..

Marfan SyndromeAku tak mengerti mengapa keempat orang anakku bermasalah. Tiga orang mengalami Marfan Syndrome, penyakit langka yang belum ditemukan obatnya. Marfan Syndrome adalah sindrom yang menyebabkan pertumbuhan tulang anakku tidak berimbang dengan pertumbuhan organ-organ lainnya. Pertumbuhan tulang yang tidak semestinya ini mengakibatkan tertariknya syaraf-syaraf penting mereka. Bahkan, kini syaraf penglihatan Ajeng Suminar, puteri bungsuku telah putus. Ajeng pun harus hidup dalam kegelapan. Ia buta...

Sedangkan anak pertamaku, Wahyu Surya Purnama kecanduan Narkoba. Aku merasa ngeri mengingat apa yang pernah ia lakukan saat masih kecanduan. Aku pernah dikejar-kejar olehnya sambil menghunus pisau karena aku tak memberinya uang untuk membeli narkoba. Ketidakpedulian Wahyudi, suamiku atas kondisi Wahyu membuatku kecewa. Pertengkaran kerap mewarnai hubungan kami. Wahyudi bahkan menuduhku berselingkuh karena aku kerap meminta uang darinya. Kami pun bercerai karena tidak dapat mempertahankan pernikahan kami.

Akhirnya puteraku Wahyu meninggal karena terjangkit HIV/AIDS dan tak dapat diselamatkan lagi. Hartaku telah habis untuk memenuhi keinginannya terhadap narkoba. Dan ia meninggalkanku dalam kenestapaan... Apa yang harus kulakukan??? Tolong bantu aku dalam Kejamnya Dunia, Senin, 23 Januari 2006 pukul 10.30 WIB.

Diposting oleh___________________
Yunus Idol || 4:39 PM ||