Tentang Kejamnya DuniaAbout Us
KerjasamaKerjasama
Kontak dan donasiKontak & Donasi
GaleriGaleri  New!!
PollingPolling Acak

Total Pengunjung Blog :  
Redaksi Kejamnya Dunia
Gedung Trans TV, Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12-14A
Jakarta Selatan 12790
Telepon 021-7917 7000 ext. 4016
Fax 021-79184627
email : kejamnya.dunia@transtv.co.id
___; layout by Y u n u s I d o l___________________Home
__::Kisah-kisah dari dunia yang kejam::__

__Kejamnya Dunia__
Senin s.d Jumat pukul 10.30 WIB di Trans TV
-------------------------------
....Merangkai kisah bertabur duka
Menebar simpati pada sesama....

_____________________
Jadwal Tayang Bulan Ini
Kru Kejamnya Dunia

Terkini___________
Mahluk Gaib Itu Terus Mengikutiku, Rabu 4 Januari ...
Misteri Hilangnya Suamiku, Selasa 3 Januari 2005
Gilo Babi Merenggut Kebahagiaan Isteriku, Senin 2 ...
Blog Kejamnya Dunia Berganti Wajah
Kontak Dan Donasi Kejamnya Dunia
Polling Kejamnya Dunia
Bencana Memanggil Orang Terkasih
Dibuang Keluarga Karena Penyakit Kutukan
Nani, Penari Istana
Jual Anak Beli Becak
archive_____________
August 2004
September 2004
October 2004
January 2005
December 2005
January 2006
December 2008

Komentar Pemirsa________
Name :
Web URL :
Message :
smileys


04 January 2006

..::Makhluk Hitam Itu Mengikat Tiga Anakku, Kamis 5 Januari 2006::..

Wagiyati dan Tugimin hanya bisa pasrah menerima kenyataan pahit yang mereka alami. Kelumpuhan membuat hidup mereka tergantung padaku. Padahal, aku, Samirah, dan suamiku Legiran sudah semakin uzur. Aku hanya seorang pedagang jajanan ringan. Sedangkan suamiku bekerja sebagai penyapu jalan.

Tak akan pernah kulupakan mimpi menyeramkan itu... ya... mimpi yang kualami beberapa waktu sebelum ketiga buah hatiku menderita kelumpuhan. Dalam mimpiku itu, aku bersama mereka, Rubiso, Wagiati dan Tugimin, dikejar-kejar oleh sesosok makhluk hitam. Satu persatu, mulai dari Wagiati, Rubiso, lalu Tugimin tertangkap oleh makhluk itu. Mereka pun lantas di ikat di pohon yang berlainan. Aku menjerit dan mengiba memohon agar makhluk itu melepaskan mereka. Namun, sia-sia...

Aku tak menyangka, mimpiku itu menjadi nyata. Ketiga anakku terikat. Namun bukan terikat di pohon, melainkan terikat oleh kelumpuhan dan ketidakberdayaan. Rubiso pun akhirnya tak kuasa melawan derita dan menghadap sang pencipta.

Saksikan perjuangan hidupku membesarkan anak-anakku yang lumpuh dalam KEJAMNYA DUNIA, Kamis 5 Januari 2006, pukul 10.30 WIB.

Diposting oleh___________________
Yunus Idol || 11:47 AM ||