Tentang Kejamnya DuniaAbout Us
KerjasamaKerjasama
Kontak dan donasiKontak & Donasi
GaleriGaleri  New!!
PollingPolling Acak

Total Pengunjung Blog :  
Redaksi Kejamnya Dunia
Gedung Trans TV, Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12-14A
Jakarta Selatan 12790
Telepon 021-7917 7000 ext. 4016
Fax 021-79184627
email : kejamnya.dunia@transtv.co.id
___; layout by Y u n u s I d o l___________________Home
__::Kisah-kisah dari dunia yang kejam::__

__Kejamnya Dunia__
Senin s.d Jumat pukul 10.30 WIB di Trans TV
-------------------------------
....Merangkai kisah bertabur duka
Menebar simpati pada sesama....

_____________________
Jadwal Tayang Bulan Ini
Kru Kejamnya Dunia

Terkini___________
Dunia Tanpa Cahaya, Rabu 11 Januari 2006
"Polio merenggut kebahagiaanku", Selasa 10 Januari...
Penyakit Terkutuk Itu Menghancurkan Kebahagiaan Ka...
Ayahku Raib Secara Misterius, Jumat 6 Januari 2006...
Jadwal Tayang Januari 2006
Makhluk Hitam Itu Mengikat Tiga Anakku, Kamis 5 Ja...
Mahluk Gaib Itu Terus Mengikutiku, Rabu 4 Januari ...
Misteri Hilangnya Suamiku, Selasa 3 Januari 2005
Gilo Babi Merenggut Kebahagiaan Isteriku, Senin 2 ...
Blog Kejamnya Dunia Berganti Wajah
archive_____________
August 2004
September 2004
October 2004
January 2005
December 2005
January 2006
December 2008

Komentar Pemirsa________
Name :
Web URL :
Message :
smileys


06 January 2006

..::Kasih Panjang Untuk Anakku Sayang, Kamis 12 Januari 2006::..

Berawal dari keinginan Paijem untuk memenuhi kebutuhan keluarganya yang serba kekurangan, ia bekerja di sebuah Rumah Makan di daerah Yogyakarta. Demi suapan nasi yang mampu mengenyangkan perut orang tua dan adik-adiknya, ia rela merengkuh butanya pagi dan pulang saat malam mulai marun. Yang penting ia bisa menghasilkan rupiah.
Namun malang, malam itu rupanya awal petaka baginya. Karena larut dan tak ada kendaraan lagi untuk mengantarnya pulang, ia naik ojek. Tapi ditengah jalan, tukang ojek itu menghentikan motornya. Di antara lolongan anjing malam, Paijem di renggut kesuciannya...paijem...dilukai keperawanannya...

Enam bulan berselang, paijem baru tahu kalau ia hamil. Fikiran untuk menggugurkan janin dan mengakhiri hidup selalu bergelayut dibenaknya. Terlebih, Kehamilan yang tanpa suami menuai cibiran dari masyrakat sekitar. Janinnya dianggap sebagai siluaman ular. Bahkan ia dipaksa pergi ke dukun untuk menggugurkan kandungannya. Hanya sang ibu yang selalu ada disisinya dalam siksa cela dan cerca itu.

Ketika lahir, ternyata semua anggapan itu salah. Anak Paijem bukan ular, ia manusia Hidrocephalusnormal, sama seperti paijem...sama seperti masyarakat itu. Namun, duka masih belum mau beranjak dari hidupnya. Setelah Aris, nama anak Paijem, lahirpun rumor mengenai anak ular itu kembali merebak. Terlebih kepala Aris yang mengalami pembengkakan pada saat itu. IA kebali harus dibawa ke Dukun. Bukannya Aris sembuh, namun justru dukun itu yang kewalahan menghadapi Aris.

Dan ketika Paijem memaksakan diri untuk membawa Aris ke Dokter, ternyata..Aris menderita Hydrocephalus...Aris harus segera dioperasi...Rintihan kemiskinan terus membelenggu ia dan Aris..hingga ketika ia meminta pertanggung jawaban orang yang memperkosanya..Mereka dihina dan usir dengan kejam!!!!

Saksikan Kisah Paijem di Kejamnya Dunia, Kamis 12 Januari 2006

Diposting oleh___________________
Yunus Idol || 6:34 PM ||